Langsung ke konten utama

Sang Waktu

Bersiap menjamu tamu di sudut pintu
Sesekali menyeka tangis agar tak sampai menggugu
Semua seakan cepat sekali berlalu
Proses penantian yang lama itu, akan menyingkap tabir temu
Menjadi utuh dan beradu satu

Sang waktu memutuskan "hari ini"
Setelah melewati beberapa purnama penyayat hati
Kini saatnya penyambutan untuk diri
Penghargaan untuk hasil usaha sendiri
Selamat, lamat-lamat terdengar bisikkan lembut seraya tepukan di bahu kiri
Kamu hebat!

Kotak penuh misteri itu perlahan terbuka satu per satu
Menyajikan kejadian memukau
Menjawab resah penuh haru
Mengisyaratkan sang waktu untuk bertemu

Di titik terendah saat itu,
Ada harapan yang terkesan halu
Ada kebosanan yang dengan gegas maju
Dan ada sang waktu yang setia merayu
Barangkali, jika saat itu sang waktu tak berkenan menarik kembali aku
Penantian hanya akan melebur dan membisu

Namun sang waktu berpesan agar tak begitu
Selalu ada seni dalam perjalanan menunggu
Selalu ada sabar dalam proses menuju
Dan selalu ada sang waktu yang akan tetap jadi milikku

Malang, 4 Oktober 2019





Komentar

  1. Kalau kata khalil Gibran waktu itu seperti kuda yg berlari kencang. Anyway, keren mbak.. salam dari london ya^^

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sorot Temaram

Sedang berjalan perlahan seorang diri Menafsirkan sepi dengan menyendiri Sejenak menghibur diri Berkelana sesuka hati Hingga lupa gejolak nurani Singgah, berteduh, melanjutkan perjalanan Tak akan ada yang bisa menahan Bertumpu pada harapan Beralas perjuangan Bergandeng keluasan perasaan Kini, Sorot temaram mulai menyingkap kegelisahan Menunjukkan setitik jalan Memecah ragam rupa rintangan Memercik perlahan kekuatan Bangkitkan dan gelorakan kemenangan Pongah karena berhasil melawan keakuan Gegas memintas dengan rangkulan kawan Pun tak luput merangkul lawan Sorot temaram dari kejauhan mencoba menyusup pelan Semakin tak menampakkan kesamaran Semakin terang dan tenang Kembali berjalan perlahan Dan kami menemukan Batu, 23 September 2019

Memaknai Produktivitas

Hal apa yang pertama kali menari-nari dalam pikiran ketika mendengar kata produktivitas? Boleh dong sedikit cerita mengenai kegiatan-kegiatan produktif yang biasa kamu lakukan dan yang paling kamu sukai :)           Sebelumnya, saya sering salah mengartikan kata produktivitas menjadi suatu pekerjaan yang tidak ada habisnya, dan tentu saja suatu aktivitas yang bisa menghasilkan uang.           Berdasar asumsi pribadi itu, ternyata sukses menjadikan diri saya terkungkung dalam lingkar anggapan yang muluk-muluk mengenai produktivitas.           Hal apa yang bisa dilakukan agar kita bisa merasa produktif? Apakah kegiatan yang saya lakukan selama ini sudah termasuk sesuatu yang produktif? Dan masih banyak pertanyaan lain yang belakangan ini baru terpecahkan secara sederhana oleh mbak @ayumdaigo94.           Sejatinya, produktivitas adalah tentang bagaimana kita bisa memanfaatkan diri kita ...

Open Mind

Sejenak saja luangkan waktu, untuk memikirkan hal-hal yang mungkin sepele, yang ada di sekitar kita. Apa arti Bapak? Sudah seberapa dalam kau mengenal sosok Bapak? Sosok yang sering disebut sebagai kepala keluarga, sosok yang tegas karena perkataan dan segala sesuatu yang ada pada dirinya, juga sosok yang wajib dipatuhi dan ditaati setelah Ibu. ------------------- Sore ini saya kembali mendapat pelajaran yang sangat berharga, karena bagi saya apapun yang saya temui adalah sebuah pelajaran, hanya saja kadang saya tak menyadari itu. Kalian tau tukang? Pekerjaan mulia dengan cucuran keringat, tak peduli panas maupun hujan, yang bisa menyuguhkan kita hunian yang nyaman sesuai permintaan. Kerjanya mungkin dari jam 7 pagi sampai jam 4 atau setengah 5 sore. Bagi saya ini termasuk pekerjaan berat dan melelahkan, (bagi saya) loh ya, karena saya melihat bapak-bapak tukang itu berteman baju kumel karena terkena bahan-bahan bangunan, ditambah lagi basah karena hujan, atau terik panas. Kalian...